
Dalam penanganan pandemi COVID-19, banyak aspek yang menjadi fokus untuk deteksi awal dan pencegahan. Salah satunya adalah melalui peninjauan terhadap kondisi lidah. Sinshe Ir. HILMAN RAMA PRATAMA Cht telah mengidentifikasi gejala umum yang dialami oleh klien positif COVID-19 yang berkaitan dengan kondisi lidah dan organ tubuh lainnya.
Gejala Umum yang Perlu Diwaspadai
Berbagai gejala yang berkaitan dengan kondisi lidah dan organ tubuh:
- Hidung Tersumbat dan Kehilangan Penciuman: Kedua gejala ini dapat mengindikasikan masalah pada paru-paru.
- Demam dan Batuk: Menyimbangkan Yin dan Yang dalam tubuh, yang juga mencerminkan respons paru-paru terhadap infeksi.
- Sesak Napas dan Sakit Kepala: Indikasi panas yang terkait dengan kondisi paru-paru.
- Kelelahan dan Tenggorokan Kering: Gejala yang berkaitan dengan organ limpa dan liver.
- Mata Gatal dan Merah: Indikasi adanya panas pada organ liver.
- Kesemutan atau Kebas: Terkait dengan peredaran darah dan jantung.
- BAB Mencret atau Keras: Mengindikasikan kondisi limpa yang lembab.
- Mual Tanpa Napsu Makan: Gejala terkait dengan kondisi limpa.
- Kulit Gatal dengan Ruam: Reaksi yang terkait dengan paru-paru.
- Lidah Terasa Keset seperti Ada Getah: Menunjukkan adanya gangguan pada jantung.
- Bau Mulut dan Keringat yang Menguning pada Pakaian Putih: Menyiratkan gangguan pada pencernaan dan jantung.
- Kebingungan: Sebagai indikasi masalah pada ginjal.
Klasifikasi Manifestasi Kulit dalam Hubungannya dengan COVID-19
Menurut penelitian di British Journal of Dermatology 2020, hubungan kulit dengan paru-paru, hidung, bulu badan, pori-pori, pita suara, dan ingus memperlihatkan keterkaitan dengan COVID-19 menurut perspektif Traditional Chinese Medicine (TCM).
Teknik TCM: Pemeriksaan Lidah untuk Menilai Kesehatan
Dalam praktik Traditional Chinese Medicine (TCM), pemeriksaan lidah telah menjadi metode yang diterapkan secara luas untuk menilai kondisi kesehatan seseorang. Lidah dianggap sebagai cermin yang mencerminkan kondisi organ tubuh dan energi yang mengalir di dalamnya.
Interpretasi Warna, Bentuk, dan Coating Lidah
- Warna Lidah: Berdasarkan TCM, warna lidah dapat memberikan petunjuk tentang kesehatan. Misalnya, lidah yang pucat bisa menunjukkan kekurangan darah, sedangkan lidah kemerahan menandakan panas atau inflamasi di tubuh.
- Bentuk Lidah: Bentuk lidah juga penting. Sebuah lidah yang bengkok bisa mengindikasikan masalah pada organ-organ tertentu. Begitu pula dengan lidah yang membengkak atau memiliki tepi yang tidak rata.
- Coating Lidah: Penyelidikan atas lapisan lidah juga dilakukan. Lapisan tipis, tebal, atau berbagai warna pada lidah bisa menunjukkan berbagai kondisi tubuh, seperti dampak dari infeksi, peradangan, atau gangguan pencernaan.
Hubungan Lidah dengan Organ Tubuh dalam TCM
Menurut pandangan TCM, bagian-bagian tertentu pada lidah dapat merepresentasikan organ-organ dalam tubuh. Misalnya, bagian ujung lidah berkaitan dengan jantung, sedangkan bagian tengahnya merepresentasikan organ pencernaan seperti lambung dan usus.
Penerapan dalam Deteksi Dini COVID-19
Dalam konteks deteksi dini COVID-19, TCM memperhatikan perubahan-perubahan pada lidah sebagai indikator potensial. Misalnya, perasaan lidah yang kering atau keset, warna yang tidak biasa, atau perubahan bentuk dapat menjadi petunjuk awal adanya gangguan pada organ-organ yang terkait dengan gejala COVID-19.
Mengintegrasikan teknik TCM pemeriksaan lidah dengan pengetahuan medis modern dapat menjadi sarana tambahan dalam mendeteksi gejala penyakit seperti COVID-19 lebih awal. Hal ini memungkinkan intervensi medis yang lebih cepat, meningkatkan peluang penyembuhan, serta memahami lebih dalam kondisi kesehatan yang terkait dengan gejala yang muncul.
Deteksi Awal dan Saran Pencegahan
Selain menggunakan alat medis dan deteksi penciuman, kondisi lidah juga menjadi fokus deteksi awal COVID-19. Saran pencegahan meliputi:
- Hindari Perjalanan yang Tidak Perlu dan Tempat Umum Ramai
- Hindari Makanan Gorengan, Panggangan, dan Pedas
- Cuci Tangan dan Rendam Pakaian Sesegera Mungkin
- Istirahat yang Cukup
Pilihan makanan alami, konsumsi sayuran, buah-buahan, vitamin sesuai anjuran ahli kesehatan, minuman hangat seperti teh hitam dan herbal, serta penyediaan herbal di rumah untuk pencegahan flu dan demam juga disarankan.
Memperhatikan kondisi lidah dan respons tubuh terhadap gejala tertentu dapat menjadi langkah awal yang bermanfaat dalam mendeteksi COVID-19 lebih dini. Konsultasi segera dengan tenaga medis disarankan jika terdapat kelainan pada tubuh yang mencurigakan.
Kesehatan kita semua tergantung pada respons yang tepat dan kesadaran akan gejala yang mungkin terkait dengan kondisi COVID-19. Dengan pemahaman yang lebih luas terhadap manifestasi gejala, kita dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan kesehatan ini. [ab]
